Workshop Penggunaan APAR Digelar di FTTK UMRAH, Tingkatkan Kesiapsiagaan Kebakaran
Tanjungpinang, 20 November 2025 — Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menyelenggarakan Workshop Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan dan peningkatan pemahaman sivitas akademika terhadap penanganan kebakaran.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium FTTK UMRAH pada Kamis (20/11) pukul 09.00 WIB ini menghadirkan Tedi Syofyan, S.Sos, seorang Analis Kebakaran Ahli Pertama, sebagai narasumber utama. Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman praktis mengenai teknik penanganan kebakaran tahap awal menggunakan APAR.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik FTTK UMRAH menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan sivitas akademika dalam mengantisipasi keadaan darurat.
“FTTK memiliki banyak kegiatan laboratorium dan praktikum yang melibatkan peralatan teknis. Oleh karena itu, seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa perlu memahami standar keselamatan, termasuk penggunaan APAR. Kesiapsiagaan adalah kunci untuk mencegah risiko kebakaran,” ujarnya.
Narasumber Tedi Syofyan memaparkan materi mulai dari pengenalan jenis-jenis kebakaran, klasifikasi APAR, hingga teknik operasional yang benar. Ia menekankan bahwa respon cepat dan penggunaan peralatan yang tepat dapat mencegah kerugian lebih besar saat insiden terjadi.

“APAR adalah alat penanganan pertama sebelum api membesar. Namun alat ini hanya efektif jika kita tahu cara menggunakannya,” jelasnya dalam sesi pemaparan.
Peserta workshop juga mengikuti sesi demonstrasi dan praktik langsung, termasuk bagaimana menarik pin pengaman, memegang nozzle, serta melakukan gerakan pull–aim–squeeze–sweep (PASS) dalam memadamkan api. Sesi ini berlangsung interaktif dan diawasi oleh instruktur profesional untuk memastikan keselamatan seluruh peserta.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan pembagian materi keselamatan kebakaran. FTTK UMRAH berharap workshop ini mampu memperkuat kesiapsiagaan warga kampus serta mendukung terciptanya lingkungan akademik yang aman dan bebas risiko.
