FTTK UMRAH Selenggarakan Kuliah Umum untuk Mempersiapkan Sarjana Teknik yang Tangguh Hadapi Tantangan Global

Senggarang, 29 Agustus 2025 — Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar kuliah umum bertajuk “Menjadi Sarjana Teknik yang Siap Menghadapi Tantangan Global”. Acara yang berlangsung di Auditorium FTTK UMRAH ini menjadi salah satu agenda akademik penting yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa dan memperkuat kesiapan mereka dalam memasuki dunia industri yang semakin kompetitif.

Kuliah umum ini secara resmi dibuka oleh Dekan FTTK UMRAH. Dalam sambutannya, Dekan menegaskan bahwa mahasiswa teknik harus mempersiapkan diri menghadapi dinamika global yang berkembang sangat cepat. Beliau menekankan bahwa lulusan teknik tidak hanya dituntut menguasai kemampuan teknis, tetapi juga memiliki karakter adaptif, mampu berpikir strategis, dan siap bersaing di tingkat internasional.

“Perkembangan teknologi, revolusi digital, tuntutan sustainability, dan kompetisi global menuntut kita untuk tidak berhenti belajar. Mahasiswa teknik perlu mempersiapkan diri bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai pemecah masalah yang kreatif dan inovatif. Kuliah umum ini diharapkan menjadi pemantik untuk membangun pola pikir tersebut,” ujar Dekan FTTK UMRAH.

Turut hadir sebagai narasumber utama adalah Tessy Irma Yanti, Vice Director PT Natural Essence Indonesia. Beliau adalah profesional dengan pengalaman lebih dari dua dekade di berbagai perusahaan nasional dan multinasional yang bergerak di bidang manufaktur, teknologi, sumber daya manusia, serta pengembangan sistem manajemen industri. Dengan latar belakang pendidikan Teknik Kimia dan program Master of Innovative Project Management, beliau menyampaikan materi komprehensif yang sangat relevan bagi mahasiswa teknik.

Dalam pemaparannya, Tessy Irma Yanti menguraikan tren dan tantangan utama dunia industri modern, antara lain:

1. Transformasi Digital dan Automasi

Perkembangan Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan automasi mengubah cara kerja perusahaan secara signifikan. Posisi-posisi tradisional semakin bergeser menjadi peran yang memerlukan kemampuan analitik, integrasi data, dan penguasaan teknologi digital.

2. Sustainability dan ESG (Environmental, Social, Governance)

Industri global kini semakin memprioritaskan energi hijau, pengelolaan limbah, serta efisiensi sumber daya. Hal ini membuka peluang besar bagi sarjana teknik untuk berkontribusi dalam inovasi ramah lingkungan dan implementasi sistem berkelanjutan.

3. Standarisasi dan Kepatuhan Regulasi

Perusahaan harus memenuhi berbagai standar internasional, seperti ISO, GMP, hingga standar keamanan global. Lulusan teknik dengan pengetahuan kualitas dan sistem manajemen sangat dibutuhkan dalam bidang ini.

4. Agility dan Adaptability

Dinamika industri menuntut tenaga kerja yang fleksibel, cepat beradaptasi, dan mampu bekerja lintas disiplin. Kemampuan ini menjadi keunggulan utama dalam proses rekrutmen.

Selain menjelaskan perkembangan industri, narasumber juga memaparkan berbagai peluang karier yang dapat ditempuh oleh sarjana teknik seperti engineer, auditor, konsultan, project manager, quality specialist, hingga entrepreneur. Ia menegaskan bahwa dunia kerja memiliki ruang luas bagi lulusan teknik yang memiliki daya juang dan komitmen terhadap pengembangan diri.

Beliau kemudian memberikan panduan praktis bagi mahasiswa tentang bagaimana membangun portofolio sejak di bangku kuliah melalui:

  • pengalaman organisasi,
  • program magang dan internship,
  • sertifikasi profesional,
  • keterlibatan dalam proyek penelitian dan kegiatan kampus,
  • serta pengembangan soft skill seperti komunikasi, teamwork, leadership, dan kemampuan berpikir strategis.

Tessy Irma Yanti juga menekankan pentingnya jaringan atau networking, baik dengan dosen, alumni, komunitas profesional, maupun industri. Menurutnya, koneksi profesional yang kuat dapat membuka jalur karier global yang lebih luas.

Pada akhir sesi, beliau memberikan pesan motivatif kepada mahasiswa:

“Jangan takut menjadi versi terbaik dari diri kalian. Dunia kerja tidak mencari yang sempurna, tetapi mereka yang mau terus belajar, tumbuh, dan beradaptasi.”

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari seluruh program studi di lingkungan FTTK UMRAH. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi, mulai dari strategi mempersiapkan karier, pentingnya sertifikasi, hingga bagaimana menghadapi persaingan global.

FTTK UMRAH berharap kuliah umum ini tidak hanya menambah wawasan mahasiswa, tetapi juga menjadi inspirasi kuat bagi mereka untuk terus mengembangkan kompetensi, membangun karakter profesional, dan mempersiapkan diri sebagai lulusan teknik yang unggul di tingkat nasional maupun internasional.