Inovasi Pembelajaran Berbasis AI: Peneliti UMRAH Sabet Best Paper Award di SISFOTEK 2025
Tim peneliti dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) berhasil meraih penghargaan Best Paper Award pada gelaran Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi (SISFOTEK) ke-9yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) di Batam, pada 6–7 November 2025. Penelitian ini dipimpin oleh Hendra Kurniawan, Ph.D, dosen Teknik Informatatika UMRAH, bersama anggota tim peneliti Martaleli Bettiza, Nerfita Nikentari, Nola Ritha, dan Marisha Pertiwi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan praktisi pendidikan, dengan mayoritas peserta merupakan guru SMA yang tengah bersiap menghadapi transformasi pembelajaran berbasis teknologi menuju Indonesia Emas 2045.
Penelitian yang meraih penghargaan tersebut berjudul “Self-Supervised (SSL) Pretraining for High School Chemistry Problem Generation Using Conditional GANs”. Riset ini mengembangkan pendekatan Self-Supervised Learning (SSL) untuk melatih pemahaman pola struktur soal kimia tingkat SMA, kemudian memanfaatkan Conditional Generative Adversarial Networks (cGAN) untuk menghasilkan butir soal baru yang relevan, variatif, dan selaras dengan standar kompetensi kurikulum nasional. Penelitian ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas disiplin bersama Nina Adriani, Ph.D dari Pendidikan Kimia FKIP UMRAH, serta Dr.Eng Nur Hamid dari Interdisciplinary Research Center for Smart Mobility and Logistics (IRC-SML), King Fahd University of Petroleum & Minerals, Arab Saudi.
Peran kecerdasan buatan (AI) dalam penelitian ini sangat signifikan, terutama dalam proses pretraining data yang bersifat spesifik terhadap konteks pendidikan di Indonesia. Dengan mempelajari pola bahasa, konsep keilmuan, dan bentuk soal yang umum digunakan di sekolah-sekolah nasional, model AI yang dihasilkan menjadi lebih adaptif dan kontekstual. Hal ini penting untuk memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan tidak hanya canggih secara algoritmik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan guru dan siswa di tingkat satuan pendidikan.
Ke depan, tim peneliti berencana memperluas pengembangan teknologi ini untuk mata pelajaran lainnya, termasuk Biologi, Fisika, dan Matematika, serta mengintegrasikannya dengan model pembelajaran berbasis capaian (Outcome-Based Education/OBE) guna mendukung inovasi pembelajaran adaptif di Indonesia. Pencapaian ini menunjukkan komitmen UMRAH dalam mendorong riset aplikatif yang berdampak langsung pada sektor pendidikan, sekaligus mempertegas peran UMRAH dalam menghadapi era transformasi digital dan penguatan kompetensi generasi muda Indonesia.
