UMRAH Berikan Penguatan Literasi Ilmiah dan Inovasi pada Workshop AKTIF SMA Negeri 2 Tanjungpinang
Tanjungpinang, 30 Oktober 2025 — SMA Negeri 2 Tanjungpinang menyelenggarakan Workshop AKTIF (Atraksi Karya Tulis Ilmiah Festival) – Innovative for Impact: “Rekayasa Masa Depan Berkelanjutan”, sebuah kegiatan yang dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta literasi ilmiah para siswa. Dalam kegiatan ini, tiga dosen dari Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dihadirkan sebagai narasumber, yaitu Ahmad Rusdi, S.T., M.T., Deny Nusyirwan, S.T., M.Sc., dan Rafi Dio, S.T., M.Sc.
Workshop berlangsung interaktif dan melibatkan para siswa dalam berbagai sesi, mulai dari pengenalan dasar karya tulis ilmiah hingga penerapan konsep rekayasa untuk keberlanjutan. Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Drs. Kariadi, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun budaya ilmiah di lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi tantangan akademik ke depan.
Pada sesi pertama, Ahmad Rusdi, S.T., M.T. membahas pondasi penulisan ilmiah mulai dari struktur, metodologi, hingga bagaimana sebuah ide dapat dikembangkan menjadi tulisan argumentatif yang logis.

Ia menekankan bahwa karya ilmiah memerlukan ketelitian, kemampuan berpikir sistematis, dan kesadaran akan integritas akademik.
Sesi berikutnya diisi oleh Rafi Dio, S.T., M.Sc, yang menggambarkan pentingnya kemampuan literasi ilmiah dalam dunia teknik dan industri. Ia mencontohkan bagaimana laporan teknis, hasil analisis, dan dokumentasi rekayasa membutuhkan standar penulisan yang baik agar dapat diterima di dunia profesional. Menurutnya, kemampuan menulis bukan sekadar keterampilan akademik, tetapi kompetensi masa depan.
Sesi berikutnya adalah Engineering Design Process (EDP) yang disampaikan oleh Deny Nusyirwan, S.T., M.Sc..

Ia menjelaskan bagaimana EDP dapat digunakan sebagai kerangka berpikir dalam menghasilkan inovasi, termasuk dalam konteks penyusunan karya tulis ilmiah. Melalui pendekatan EDP, siswa diajak memahami alur pemecahan masalah mulai dari identifikasi kebutuhan, perumusan masalah, brainstorming, perancangan solusi, hingga evaluasi sederhana.

Tidak hanya pemaparan materi, sesi ini juga dilengkapi dengan simulasi EDP sederhana yang melibatkan siswa secara langsung. Dalam simulasi tersebut, siswa bekerja dalam kelompok untuk memecahkan sebuah permasalahan nyata dan mengembangkan prototipe konsep menggunakan bahan sederhana.
Kegiatan ini bertujuan memberi pengalaman nyata tentang bagaimana rekayasa dan kreativitas dapat diterapkan untuk menghasilkan ide inovatif yang memiliki nilai keberlanjutan. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti simulasi tersebut. Banyak siswa yang menyampaikan bahwa pendekatan praktik seperti ini membantu mereka memahami kaitan antara karya ilmiah, inovasi, dan rekayasa masa depan. Proses diskusi kelompok juga memperkuat kemampuan komunikasi dan kolaborasi siswa.



Workshop ditutup dengan penyampaian apresiasi kepada para narasumber dari UMRAH, sebagaimana dituangkan dalam sertifikat penghargaan resmi dari sekolah dan BPMP Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan AKTIF diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa SMA Negeri 2 Tanjungpinang untuk terus mengembangkan kemampuan riset, berpikir inovatif, dan mengambil peran dalam rekayasa masa depan yang berkelanjutan.
